LAKE COUNTY, KOMPAS. com – Jenazah manusia di dalam 4 kuburan di Pemakaman Edgewood, Mount Dora, Lake County, Amerika Konsorsium (AS) hilang pada Minggu (6/12/2020).

Melansir media partner ABC, WFTV 9, 4 jenazah tersebut diduga hilang karena “aktivitas ritual” menurut laporan wakil kepala polisi Lake County. Saat ini para detektif sedang menginvestigasi kasus tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Juru bicara kepolisian setempat, Letnan John Herrell mengatakan bahwa seseorang diduga telah membongkar 4 kuburan dan mencoba mengakses yang kelima.

Para petugas pemakaman pun bekerja pada Senin lalu memperbaiki kerusakan makam.

Baca juga: Kuburan Massal di Wilayah Kartel Meksiko Ungkap 113 Mayat Korban Rumah potong

“Para detektif dan penyidik peristiwa kriminal menyikapi kejadian dan mulai melakukan penyelidikan lalu menemukan bukti bahwa insiden ini sangat mungkin terkait secara beberapa bentuk aktivitas ritual, ” ungkap Herrell.

Mereka percaya insiden itu terjadi di dalam Sabtu malam dan tidak dikerjakan oleh satu orang melainkan penuh orang.

Herrell sendiri mengaku belum pernah melihat urusan seperti ini sebelumnya dalam sepanjang kariernya di kepolisian.

“Saya sudah di sini semasa 24 tahun dan saya belum pernah melihat yang seperti tersebut, ” kata Herrell. “Ini aneh. Sangat aneh. ”

Baca juga: Terlihat Kuburan Janin Hasil Aborsi, Terekam Nama Ibunya dan Dinamai Rajin Malaikat

Bersandarkan laporan kejadian, para petugas dipanggil ke makam pada pukul 3: 20 dini hari waktu setempat oleh seorang saksi bernama Emma Boothe yang kebetulan sedang melalui dan melihat kuburan yang rusak.

Makam yang terdiri dari beton itu pecah hancur dan peti mati tampak dibongkar. Boothe mengatakan bahwa dia agak-agak tidak akan pernah melupakan barang apa yang dilihatnya itu.

“Ketika saya menyaksikannya, membuat hamba muak, ” ujar Boothe dikutip WFTV 9, “Maksud saya, membicarakannya melaksanakan saya muak. Itu mungkin sesuatu yang tak akan pernah bisa saya lupakan dari pikiran saya. ”

Vernell Parker, anggota keluarga dari salah kepala makam yang dihancurkan mengatakan bahwa kuburan yang dibobol adalah makam ibunya. Dia mengatakan ibunya dimakamkan di pemakaman itu lebih sebab 32 tahun yang lalu.

“Itu sangat jahat serta aneh, ” kata Parker.

Baca juga: Hadir Peti Mati hingga Gali Kuburan, Media Asing Soroti Hukuman untuk Pelanggar Covid-19 di Indonesia