Herat

Sebuah bom mobil yang menargetkan markas besar polisi Afghanistan di barat Provinsi Ghor, meledak. Menewaskan setidaknya 12 warga sipil dan makan lebih dari 100 orang.

Seperti dilansir kantor berita AFP , Minggu (18/10/2020), serangan itu terjadi dalam Ibu Kota Feroz Koh, Ghor, provinsi yang tidak mengalami penuh kekerasan dibandingkan dengan beberapa provinsi lain di negara yang dilanda konflik itu.

“Para teroris meledakkan sebuah mobil berisi bahan peledak… akibatnya 12 masyarakat sipil tewas dan lebih dibanding 100 orang terluka, ” logat Kementerian Dalam Negeri.

Seorang pejabat kesehatan Ghor, Juma Gul Yakoobi, mengucapkan kepada AFP bahwa korban juga tercatat anggota pasukan keamanan. Kepresidenan menyalahkan Taliban atas serangan itu.

“Berlanjutnya kekerasan dan gempuran oleh Taliban akan secara serius menantang upaya perdamaian oleh negeri Afghanistan dan mitra internasionalnya, ” katanya.

Pembicaraan damai antara Taliban dan pemerintah Afghanistan dimulai di Qatar bulan semrawut, tetapi kekerasan terus berlanjut pada lapangan. Ribuan keluarga terpaksa mengungsi dari rumah mereka di Provinsi Helmand yang bergolak bulan tersebut saat pertempuran sengit meletus kurun Taliban dan pasukan pemerintah.

Pertempuran sporadis berlanjut bahkan pada hari Minggu ketika tentara pemerintah dengan serangan balasan buat merebut kembali beberapa wilayah dengan hilang di dan sekitar Ibu Kota Provinsi Lashkar Gah, sirih para pejabat.

Mula pekan ini, negosiator top Amerika Serikat (AS) Zalmay Khalilzad mengutarakan Taliban telah meyakinkan pasukan GANDAR untuk mengurangi serangan dan target.

“Saat ini sungguh-sungguh banyak warga Afghanistan yang megap-megap. Dengan pengaturan ulang, kami memperkirakan jumlah itu akan turun secara signifikan, ” tulis Khalilzad, dengan merundingkan kesepakatan 29 Februari secara Taliban untuk menarik pasukan AS, di Twitter.

Tetapi, Taliban menuduh pasukan Amerika menentang kesepakatan itu dengan melakukan gempuran udara di Helmand terhadap pejuang mereka.

“Semua kandungan perjanjian AS-Islamic Emirate tidak samar, tetapi pihak berlawanan telah mengenai komitmennya dalam banyak kesempatan, terkebat dalam tindakan provokatif dan pemboman zona non-pertempuran, ” kata Taliban dalam sebuah pernyataan.

Militer AS menepis tuduhan Taliban. “Serangan udara AS di Helmand dan Farah telah dan tetap menjadi semata-mata untuk mempertahankan ANDSF karena mereka diserang oleh Taliban, ” kata Juru Bicara tentara AS Kolonel Sonny Leggett pada Twitter merujuk pada pasukan negeri Afghanistan.

(rfs/rfs)