Wa DC

Selama ini Presiden AS Donald Trump sering menyalahkan China atas merebaknya pandemi Corona (COVID-19). Sekarang, Trump pun terjangkit penyakit terkait.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan istrinya, Melania, dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Selama ini, Trump sering menyalahkan China atas pandemi ini.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (2/10/2020), Trump mengungkapkan hasil tes itu via akun Twitternya pada Kamis (1/10) malam waktu AS. Dirinya dan Melania kembali menjalani tes Corona sesudah salah satu penasihat dekatnya, Hope Hicks, dinyatakan positif Corona pada Kamis (1/10) waktu setempat.

“Malam ini, @FLOTUS (Melania-red) dan saya dinyatakan positif COVID-19, ” tutur Trump via akun Twitternya.

“Kami akan memulai karantina kami dan proses pemulihan segera. Kami akan melalui ini BERSAMA! ” imbuhnya.

Trump yg berusia 74 tahun berada di dalam risiko tinggi untuk terkena komplikasi serius akibat virus Corona. Analysis positif ini menjadi pukulan tidak kecil bagi Trump yang selama ini berusaha meyakinkan publik AS bahwa keburukan pandemi Corona telah terlewati.

Trump selalu menyalahkan China atas merebaknya wabah Corona di negaranya. Trump bahkan menuding WHO gagal soal penanganan Corona dan bias kepada China pada 8 April 2020 lalu lewat akun Twitternya. Trump pun mengatakan bahwa dirinya akan menahan pendanaan untuk WHO. Sumber pendanaan terbesar WHO adalah AS.

Kemarahan Trump cukup beralasan. Pada 31 Januari lalu, memang WHO menyarankan agar negara-negara tetap membiarkan perbatasan masing-masing terbuka meski ada wabah Corona. Namun, Dirjen THAT, Tedros Adhanom Ghebreyesus membela sendiri. Dia menyindir AS dengan pernyataan ‘yang terkuatlah yang harusnya memimpin’.

Beberapa hari berselang, seperti dilansir AFP , Trump benar-benar merealisasikan ancamannya itu. Pada Selasa (14/4) Trump menyetop dana AS untuk THAT. AS menyediakan US$ 400 juta tahun lalu.