Cleveland

Debat calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) yang mempertemukan Donald Trump serta Joe Biden dinilai kacau sekaligus semrawut. Komisi Debat Capres GANDAR pun berjanji bakal membenahi debat selanjutnya.

“Debat semalam memperjelas bahwa struktur tambahan kudu ditambahkan ke dalam format debat-debat yang tersisa untuk memastikan perdebatan isu-isu berlangsung lebih tertib, ” tegas Komisi Debat Capres di dalam pernyataannya seperti dilansir AFP , Kamis (1/10/2020).

Ditegaskan oleh Komisi Debat Capres bahwa pihaknya akan cepat mengumumkan langkah-langkah ‘untuk memastikan bahan tambahan demi menjaga ketertiban dalam debat-debat selanjutnya’.

Dalam debat capres prima pada Selasa (29/9) malam zaman setempat, Trump dan Biden berebut berbicara. Bahkan Trump terus lidah Biden saat dia menyampaikan argumennya. Biden yang kesal sempat membicarakan Trump ‘badut’ dan akhirnya menodong Trump untuk ‘diam’.

Moderator debat, Chris Wallace sejak Fox News yang sudah sangat berpengalaman, tampak sering bingung era dia meminta Trump untuk menghormati aturan dan format debat yang disepakati sebelumnya oleh kedua capres.

Wallace mengakui dirinya tidak bersiap untuk menghadapi kerusuhan saat memandu jalannya debat capres perdana antara Trump dan Biden. “Saya tidak pernah membayangkan bahwa itu akan keluar jalur semacam itu, ” tutur Wallace kepada New York Times.