Kinshasa

Sekitar 50 orang tewas dalam musibah terbis di sebuah tambang emas pada Republik Demokratik Kongo timur. Wilayah tambang itu longsor akibat abu lebat.

Seperti dilansir AFP , Sabtu (12/9/2020) kecelakaan di tambang aurum darurat itu terjadi pada hari Jumat (11/9) di kota Kamituga, di provinsi Kivu Selatan, kira-kira 270 kilometer barat daya ibu kota daerah Bukavu.

Gubernur Kivu Selatan Theo Ngwabidje Kasi mengaku menyesalkan “kematian menyayat hati 50 orang itu, dan umum dari mereka masih muda”.

Namun, Pemangku Kota Kamituga Alexandre Bundya mengatakan “kami belum bisa memastikan jumlah pasti” korban.

Sejauh ini belum ada mayat yang ditemukan, katanya, seraya menambahkan bahwa “19 keluarga telah datang untuk mencari kerabat mereka”.

Seorang warga lokal di tempat kejadian, Jean Nondo Mukambilwa, mengatakan kepada AFP sejauh ini hanya satu mayat yang telah terlihat.

Diketahui bahwa hujan deras telah membanjiri sungai dalam dekat tambang. Hal ini menepis laporan sebelumnya yang menyatakan kalau tambang itu ambruk.

“Bukan ambruk. Itu karena abu kecelakaan itu terjadi, ” jelasnya.

Tonton selalu ‘8 Penambang Tewas Akibat Hirup Gas Berbahaya di Tambang Aurum Peru’:

[Gambas:Video 20detik]