Jakarta

Majalah satire Prancis, Charlie Hebdo, berencana menerbitkan ulang karikatur Nabi Muhammad yang beberapa tahun lalu memicu kemarahan umat Muslim sedunia. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah keras rumor yang menyebut dia sempat mengalami stroke ringan.

Dilaporkan bahwa penerbitan ulang karikatur Nabi Muhammad oleh Charlie Hebdo bertujuan untuk menandai dimulainya sidang penembakan brutal terhadap kantor Charlie Hebdo tahun 2015 lalu, yang menewaskan 12 orang. Sidang terhadap 14 tersangka penembakan brutal dimulai pada Rabu (2/9) waktu setempat.

Sementara itu, Trump membantah rumor tak berdasar yang menyebut dirinya terkena serangkaian mini-stroke atau stroke ringan. Rumor itu beredar setelah Trump melakukan kunjungan mendadak ke rumah sakit, tahun lalu. Trump menyebut rumor itu sebagai ‘berita palsu’.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (2/9/2020):

– Malaysia Catat 14 Kasus Corona dalam Sehari, Salah Satunya Impor dari RI

Otoritas Malaysia melaporkan 14 kasus virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam terakhir. Lima di antaranya merupakan kasus impor atau penularan di luar negeri, dengan salah satunya baru datang dari Indonesia.

Seperti dilansir kantor berita Bernama dan Channel News Asia, Rabu (2/9/2020), Direktur Jenderal Kesehatan pada Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah, menyebut bahwa dari 14 kasus baru dalam sehari, lima kasus di antaranya merupakan kasus impor atau penularannya terjadi di luar negeri.

Kelima kasus impor itu semuanya melibatkan warga negara asing (WNA) yang baru datang di Malaysia dari sejumlah negara.

“Lima kasus impor itu berasal dari Ukraina (satu kasus di Selangor), Pakistan dan Indonesia (masing-masing satu kasus di Selangor) dan Filipina (dua kasus di Sabah),” tutur Dr Noor Hisham dalam pernyataan pada Selasa (1/9) waktu setempat.

– Raja Thailand Ampuni Eks Selir dan Mengirimnya ke Jerman untuk Menemaninya

Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, mengampuni mantan selirnya yang sebelumnya dicabut gelarnya karena dianggap tak setia dan berambisi menyamai ratu. Sang mantan selir itu lalu diterbangkan ke Jerman untuk bergabung dengan sang Raja yang tengah mengisolasi diri selama pandemi virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir New York Post dan The Scottish Sun, Rabu (2/9/2020), kabar pengampunan Raja Vajiralongkorn untuk mantan selirnya yang bernama Sineenat Wongvajirapakdi (35) diberitakan oleh surat kabar terkemuka Jerman, Bild.

Dalam laporannya pada Senin (31/8) waktu setempat, Bild menyebut Sineenat diampuni dan dibebaskan dari penjara oleh Raja Vajiralongkorn. Setelah bebas, Sineenat kemudian diterbangkan dengan pesawat Boeing 737 milik sang Raja menuju ke Jerman.