Darwin

Seekor buaya air asin sepanjang 4,4 meter ditangkap dari sebuah area wisata terpencil di Australia Utara. Buaya ini tercatat sebagai yang terbesar yang pernah ditangkap di kawasan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Seperti dilansir CNN, Selasa (1/9/2020), buaya seberat 350 kilogram ini ditangkap oleh penjaga satwa liar pada Jumat (28/8) lalu, dengan menggunakan sebuah perangkap. Buaya ini ditangkap di Flora River Nature Park, sebuah tujuan wisata populer di barat daya kota Katherine, Australia Utara.

Juru bicara Departemen Pariwisata, Olahraga dan Budaya Australia Utara menyebut buaya ini merupakan yang terbesar yang pernah ditangkap di area tersebut. Usai ditangkap, buaya itu dibawa ke sebuah penangkaran buaya dan mungkin akan dikembangbiakkan.

Pada Juli 2018, seekor buaya air asin yang berukuran panjang 4,7 meter ditangkap di area Sungai Katherine dekat laut setempat.

Buaya air asin merupakan spesies buaya terbesar dan reptil terbesar yang pernah hidup di dunia. Seekor buaya air asin jantan dewasa bisa mencapai panjang 7 meter dan berat lebih dari 997,9 kilogram. Predator tangguh ini biasanya hidup di perairan payau dekat pantai, seperti di rawa bakau, muara sungai dan laguna.

Diperkirakan ada 100 ribu ekor buaya air asin yang kini hidup di dalam liar di wilayah Australia Utara (Northern Territory). Buaya-buaya ini tidak dimusnahkan dan dilindungi oleh undang-undang negara bagian dan nasional.

Namun setiap buaya yang bermasalah akan ditangkap oleh penjaga satwa liar dengan menggunakan perangkap dan teknik harpun. Penjaga satwa liar biasanya menangkap lebih dari 250 ekor buaya setiap tahunnya, yang kemudian dipindahkan ke penangkaran atau dimusnahkan.

(nvc/ita)