Jakarta berantakan

Sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) berlayar di depan kepulauan yang menjadi sengketa dalam Laut China Selatan, dalam cara menantang China. Otoritas Swedia melarang masuk seorang politikus anti-Islam asal Denmark yang hendak menghadiri aksi pembakaran Al-Quran.

Pergerakan kapal perang AS yang bernama USS Mustin di Laut China Selatan itu dilakukan pada Kamis (27/8) atau sehari setelah China menembakkan rudal balistik ke selat sengketa dalam uji tembak dengan sedang digelarnya.

USS Mustin berlayar di dekat Kepulauan Paracel, atau yang disebut Xisha oleh China, yang diklaim sebab China sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.

Sementara itu, seorang politikus Denmark yang dikenal anti-Islam dilarang menghadiri aksi pembakaran Al-Quran di Swedia. Politikus bernama Rasmus Paludan itu dijadwalkan berbicara dalam aksi anti-Islam pada Jumat (28/8) waktu setempat. Namun otoritas Swedia mencegah kehadiran Paludan dengan mengumumkan bahwa dia dilarang memasuki Swedia selama perut tahun. Dia kemudian ditangkap di dekat Malmo, lokasi aksi anti-Islam itu.

Larangan kepada Paludan itu memicu kerusuhan, dengan para pengunjuk rasa melemparkan akik ke arah polisi dan menyelenggarakan pembakaran ban pada Jumat (28/8) malam.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom , hari ini, Sabtu (29/8/2020):

– Tantang China, Kapal Perang AS Berlayar di Laut China Daksina

Suatu kapal perang Amerika Serikat (AS) berlayar di dekat Kepulauan Paracel yang menjadi sengketa di Bahar China Selatan. Langkah ini menantang klaim China atas jalur perairan strategis itu dan langsung menimbulkan peringatan dari militer China.

Seperti dilansir AFP , Sabtu (29/8/2020), pergerakan kapal perang AS yang bernama USS Mustin di Laut China Selatan ini dilakukan pada Kamis (27/8) atau sehari setelah China menembakkan rudal balistik ke perairan sengketa dalam uji tembak yang sedang digelarnya. Hal ini semakin menambah ketegangan AS dan China.

AS diketahui melangsungkan ‘operasi kebebasan navigasi’ secara rutin di area-area Laut China Selatan untuk menantang klaim wilayah China. Dalam pernyataannya, Armada Pasifik dalam Angkatan Laut AS menyebut kalau USS Mustin, yang merupakan pesawat penghancur rudal jelajah, berlayar di Kamis (27/8) waktu setempat ‘di sekitar Kepulauan Paracel untuk menguatkan jalur pelayaran penting di area itu tetap bebas dan terbuka’.

– Lontarkan Komentar Menghina, Trump Sebut Biden Ber-IQ Rendah

Presiden AS Donald Trump menghina penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, sebagai orang “ber-IQ rendah”. Dia menyebut Biden nyaris tak sadarkan diri saat berhadapan secara publik.

Seperti dilansir AFP , Sabtu (29/8/2020), komentar menghina itu disampaikan Trump saat berpidato dalam manuver di New Hampshire, yang dipenuhi dengan deskripsi hiperbolis dan tak akurat tentang kehidupan AS di bawah Partai Demokrat.

Trump mengatakan kepada hadirin dengan berkumpul di Manchester, New Hampshire, bahwa dia yakin akan lulus pada pilpres 3 November mendatang. “Apakah ada yang ragu? ” tanya Trump di hadapan para pendukungnya, Jumat (28/8).

“Saya harus kalah dari individu ber-IQ rendah. Saya tidak menginginkan itu. ‘Sleepy Joe, ‘ aku tidak menginginkannya, ” kata Trump, merujuk pada Biden. “Dia tak tahu dia masih hidup, ” imbuhnya.