Jakarta

Beberapa kebakaran hutan terbesar kembali terjadi dalam negara bagian California, Amerika Serikat, memaksa puluhan ribu orang membuang rumah mereka. Gubernur California kendati menyerukan bantuan internasional untuk menyerbu kobaran api.

Para pejabat setempat mengatakan, sekitar 12. 000 sambaran petir melanda segenap negara bagian dalam 72 tanda, memicu kebakaran yang menimbulkan asap tebal, yang menyelimuti sebagian tinggi wilayah California tengah dan utara.

“Kita belum sudah melihat yang seperti ini semasa bertahun-tahun, ” kata Gubernur California Gavin Newsom seperti dilansir kantor berita AFP , Sabtu (22/8/2020).

Dua titik api terbesar – dijuluki SCU Lightening Complex dan LNU Lightening Complex semrawut telah membakar total sekitar 240. 000 hektar dan hampir 500 bangunan.

Pabrik menganggur di daerah Napa dan Sonoma yang terkenal, yang masih belum pulih dari kobaran api pada beberapa tahun terakhir, juga berada di bawah ancaman kebakaran SCU Complex.

Sejauh ini lima orang telah tewas akibat kebakaran hutan ini, dengan empat jasad ditemukan pada hari Kamis (20/8), termasuk tiga jasad dari sebuah rumah yang terbakar di daerah pedesaan di Kabupaten Napa.

Cagar alam juga rusak. Taman Negara Bagian Big Basin Redwoods mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa beberapa bangunan bersejarahnya telah hancur terbakar.