Washington DC semrawut

Sedikitnya satu orang wafat setiap menit akibat virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat (AS) pada Rabu (29/7) waktu setempat. Total kematian akibat Corona pada AS kini melampaui 150 ribu orang, yang merupakan jumlah mair tertinggi di dunia.

Seperti dilansir Reuters , Kamis (30/7/2020), otoritas GANDAR mencatat 1. 456 kematian kelanjutan Corona dalam sehari, atau sepanjang Rabu (29/7) waktu setempat. Angka itu tercatat sebagai tambahan moralitas tertinggi dalam sehari di AS. Angka tertinggi sebelumnya tercatat di 27 Mei dengan 1. 484 kematian dalam sehari.

Jumlah kematian akibat virus Corona di AS terus meningkat secara cepat dalam dua bulan terakhir. Bahkan tercatat mengalami penambahan tenggat 10 ribu kematian dalam 11 hari terakhir.

Secara nasional, kematian kelanjutan Corona di AS mengalami pengembangan selama tiga pekan berturut-turut. Tengah jumlah kasus baru Corona daripada minggu ke minggu cenderung menikmati penurunan untuk pertama kali semenjak Juni.

Lonjakan kasus yang terjadi di negara bagian Arizona, California, Florida dan Texas sepanjang bulan ini telah memproduksi kewalahan banyak rumah sakit. Lonjakan ini memaksa beberapa negara arah untuk mencabut kebijakan pembukaan perekonomian di wilayah mereka.

Sejauh ini, Texas memimpin secara nyaris 4. 300 kematian sepanjang bulan ini, yang diikuti Florida dengan 2. 900 kematian serta California dengan 2. 700 moralitas. Jumlah kematian di Texas serupa termasuk ratusan kematian yang hangat terhitung setelah negara bagian ini mengubah cara penghitungan kematian akibat Corona.

Sementara jumlah kematian meningkat cepat pada Juli ini di tiga negara periode tersebut, negara bagian New York dan New Jersey masih menyimpan jumlah paling banyak untuk mutlak kematian dan kematian per kapita di AS.

Daripada 20 negara dengan total urusan Corona terbanyak di dunia, AS menempati posisi ke-6 untuk total kematian per kapita tertinggi, yakni dengan 45 kematian per 100 ribu orang. Dalam kategori tersebut, AS kalah dari Inggris, Spanyol, Italia, Peru dan Chile.

Sejauh ini, menurut bahan penghitungan Johns Hopkins University, mutlak 4. 426. 982 kasus Corona telah tercatat di wilayah GANDAR, dengan 150. 713 kematian.

Tonton video ‘Trump Heran Tidak Ada yang Sejutu Dengannya soal Corona’:

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)