Miami

Masa rumah sakit-rumah sakit dengan cepat mendekati kapasitasnya, Kota Miami, Florida, negara bagian AS menutup wahana ruang makan bagian dalam serta tempat gym. Belakangan kasus Corona di AS meningkat tajam akibat warga yang mulai piknik saat masa liburan.

Seolah-olah dilansir dari The Associated Press (AP), Selasa (7/7/2020) kebijakan yang berubah-ubah ini–pembatasan dicabut, kemudian diberlakukan kembali–telah terlihat di AS dalam kira-kira pekan terakhir, apalagi ketika banyak orang pergi berlibur tanpa memakai kedok.

“Kami prihatin sebelum akhir pekan dan tetap prihatin setelah liburan, karena cerita anekdotal dan perilaku yang diamati menunjukkan bahwa banyak yang terus mengabaikan pedoman perlindungan yang penting, ” kata Heather Woolwine, juru bicara Universitas Kedokteran Carolina Selatan.

Kasus membangun Corona yang dikonfirmasi sedang menyusun di 41 dari 50 negara bagian ditambah District of Columbia, dan persentase tes yang hasilnya positif Corona meningkat di 39 negara.

Florida, dengan mencatat rekor tertinggi 11. 400 kasus baru Corona pada Sabtu (4/7), tes Coronanya lebih daripada 18%, bersama dengan negara arah kawasan Sunbelt lainnya seperti Arizona, California dan Texas.

Sementara itu, Walikota Miami-Dade County, Carlos Gimenez memerintahkan penutupan restoran untuk bersantap di dalam ruangan dan tempat-tempat dalam ruangan terbatas lainnya, termasuk tempat sewa liburan, tujuh minggu setelah mereka diizinkan untuk membuka kembali.

Gimenez awalnya mengatakan bahwa restoran akan ditutup untuk semua wadah makan, tetapi dalam sebuah maklumat Senin (6/7) malam walikota mengucapkan bahwa setelah bertemu dengan para-para ahli medis dan kelompok pabrik restoran bahwa perintah daruratnya “akan memungkinkan untuk makan di asing ruangan, jika memungkinkan, untuk melanjutkan pembatasan. ”

Sedangkan pantai akan dibuka kembali di hari Selasa (7/7) setelah ditutup pada akhir pekan.

“Tetapi jika kita melihat kerumunan dan orang-orang tidak mengikuti kaidah kesehatan masyarakat, saya akan terdesak menutup pantai lagi, ” ujar Gimenez memperingatkan.