Washington DC

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan melanjutkan kembali kampanyenya di 4 negara bagian, di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) yang sedang merajalela. Aktivitas kampanye Trump untuk pemilihan presiden (pilpres) November kelak sempat terhenti akibat pandemi Corona.

Seperti dilansir Reuters , Kamis (11/6/2020), Trump menyatakan bahwa dirinya akan memulai kembali kampanye di Oklahoma pada Jumat (19/6) pekan aliran. Selanjutnya, dia akan melanjutkan usaha ke Florida, Arizona dan North Carolina.

“Kita akan memulai kampanye kita. Kita menganut yang pertama mungkin… di Oklahoma, Tulsa, Oklahoma. Lokasi baru dengan indah, sangat baru. Mereka menantikannya. Mereka telah melakukan pekerjaan berkuasa dengan COVID, seperti yang Anda ketahui. Mereka semuanya akan menjadi besar, ” ucap Trump pada wartawan di Gedung Putih.

Kampanye yang meriah telah menjadi ciri istimewa kepresidenan Trump dan menjadi kunci untuk membangkitkan semangat pendukungnya, dengan dia harap akan memberikan buatan besar pada 3 November kelak. Saat ini, Trump berada dalam belakangan kandidat capres Partai Demokrat, Joe Biden, dalam beberapa polling.

Angka kepuasan terhadap Trump juga mengalami penurunan di AS, terutama setelah respons pemerintahan Trump dalam menangani pandemi Corona dan gejolak unjuk rasa besar-besaran untuk memprotes kebrutalan polisi dan rasialisme sistemis, yang dipicu maut seorang pria kulit hitam bernama George Floyd.

Sekalipun pandemi Corona masih menjadi risiko, tim kampanye Trump sekarang merasa bahwa banyaknya demonstran yang turun ke jalanan beberapa waktu belakang telah mengangkat beban politik dalam Trump untuk menghindari acara perkumpulan besar.

Sejauh ini, tim kampanye Trump belum memberikan penjelasan detail soal bagaimana pihaknya akan menghormati panduan kesehatan dan pencegahan Corona di lokasi-lokasi aksi. Hingga kini, menurut data pem Johns Hopkins University (JHU), nyaris 2 juta orang terinfeksi Corona di AS, dengan lebih lantaran 112 orang meninggal dunia.

Simak video ‘Susul Twitter, Kini Facebook Cs Serupa Blokir Video Kampanye Trump’:

(nvc/ita)