Tanzania

Presiden Tanzania John Magufuli mengucapkan bahwa universitas dan acara olahraga akan dilanjutkan bulan depan. Keputusan tersebut diambil karena virus Corona sudah melandai.

Magufuli berulangkali mengatakan bahwa grafik penyebaran Corona sudah menurun setelah negeri itu merilis data resmi di dalam 29 April lalu. Di mana kasus infeksi sebanyak 480 dengan 16 kematian.

Tatkala itu, Kedutaan Amerika Serikat mengatakan ada bukti pertumbuhan eksponensial & oposisi mengecam “penyembunyian” yang berbahaya itu.

Magafuli saat ini sedang meneruskan untuk membuka negara Afrika Timur.

“Kami telah membatalkan untuk membuka kembali universitas tiba 1 Juni 2020, ” ujar Magufuli di sebuah acara politik di Ibu Kota Dodoma bagaikan dilansir AFP, Kamis (21/5/2020).

Dia mengatakan acara olahraga juga akan dilanjutkan pada tanggal yang sama. Sementara penonton diminta untuk melakukan physical distancing.

“Saya belum pernah mendengar ada olahragawan yang meninggal akibat virus Corona dan itu berarti olahraga tidak hanya penting buat bersenang-senang tetapi juga dalam perang melawan penyakit ini, ” katanya.

Penutupan sekolah serta universitas, penghentian acara olahraga & pembatasan penerbangan adalah salah satu langkah yang di ambil dalam Tanzania untuk menekan penyebaran virus Corona.

Pada Selasa lalu, Tanzania mencabut pembatasan penerbangan dan mengatakan mereka yang memasuki negara itu tidak wajib sedang menjalani karantina.

(lir/lir)