Jakarta

Gajah Kesehatan Brasil Nelson Teich membatalkan diri setelah kurang lebih sebulan bekerja. Teich dilaporkan mengundurkan muncul karena merasa tak sesuai dengan pendekatan Presiden Brasil Jair Bolsonaro dalam memerangi virus Corona (COVID-19) yang meningkat di negara itu.

Seperti dilansir AFP , Sabtu (16/5/2020), Teich adalah seorang ahli onkologi berusia 62 tahun, bergabung secara kabinet Bolsonaro pada 17 April, sehari setelah Bolsonaro memecat pendahulu Teich, Luiz Henrique Mandetta.

Mandetta juga berselisih secara Bolsonaro. Waktu itu, Bolsonaro mengkritik kebijakan Mandetta yang menganjurkan warga tetap tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran Corona.

Teich lalu mengambil alih jabatan menteri kesehatan, tetapi keretakan segera muncul. Menurut seorang sumber kementerian kepada AFP , yang tidak mengizinkan disebutkan namanya, mengatakan Teich dan Bolsonaro “tidak serasi pada kegiatan tertentu, “.

Teich terkejut minggu lalu, ketika Bolsonaro mengeluarkan keputusan tanpa berkonsultasi dengannya yang menyatakan salon kecantikan & pusat kebugaran “layanan esensial” dibebaskan dari penutupan bisnis.

Kerja yang tak cocok terakhir, Teich dilaporkan berselisih dengan Bolsonaro atas penggunaan obat chloroquine untuk mengobati pasien Corona. Bolsonaro berpendapat obat itu sebagai pengobatan dengan menjanjikan. Sementara menurut penelitian meragukan efektivitasnya dan meningkatkan kekhawatiran mengenai keamanannya.

Kementerian Kesehatan tubuh Brasil mengumumkan pengunduran diri Teich dalam sebuah pernyataan singkat, kementerian mengatakan bahwa Teich akan melaksanakan konferensi pers nanti.

Kabar mundurnya Teich menuai penolakan anti-Bolsonaro di berbagai kota. Warga menggedor panci dan wajan muncul dari jendela mereka, berteriak, “Keluar, Bolsonaro! “.

(rfs/rfs)