Washington DC

Kasus virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat (AS) juga berdampak kepada orang-orang dalam pusaran Gedung Putih. Dalam seminggu terakhir, 2 staf Gedung Putih dan asisten pribadi putri Kepala AS Donald Trump, Ivanka, selalu dikabarkan positif virus Corona.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (9/5/2020), seorang staf atau ‘personal valet’ yang bekerja untuk Trump dan seorang juru bicara Pengantara Presiden Mike Pence dinyatakan tentu virus Corona dalam sepekan tersebut. Keduanya diketahui sama-sama bekerja pada Gedung Putih.

Kedua kasus baru itu menyoroti landasan virus Corona terhadap lingkaran di dalam Presiden dan Wapres AS. Diketahui juga bahwa Trump dan Pence kembali melanjutkan jadwal mereka dengan melibatkan aktivitas bepergian ke bervariasi wilayah dan bertemu banyak karakter.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, dalam penjelasan terbaru berupaya membela upaya-upaya negeri AS dalam melindungi Trump serta Pence dari virus Corona. Tempat menyoroti langkah-langkah baru yang diambil Gedung Putih, termasuk pelacakan relasi dan menerapkan semua rekomendasi pedoman untuk pekerja esensial.

“Kami telah mengambil setiap kelakuan pencegahan untuk melindungi presiden, ” ujar McEnany kepada wartawan dalam Gedung Putih.

McEnany juga menekankan aktivitas pembersihan rutin dan kepatuhan terhadap panduan silih menjaga jarak 6 kaki (1, 8 meter), yang sebenarnya tidak selalu dipatuhi di acara-acara Gedung Putih yang dihadiri banyak karakter.

“Kami telah melayani setiap hal yang diminta Dr (Deobrah) Birx dan Dr (Anthony) Fauci untuk kami lakukan, ” ujarnya, merujuk pada dua pakar kesehatan terkemuka AS dalam dasar tugas virus Corona pada Gedung Putih.